Diberitakan bahwa Kongres partai paling berkuasa di Malaysia, Organisasi Nasional Melayu Bersatu resmi dimulai.
Kongres tersebut dihadiri lebih dari 2.500 delegasi.
Namun terjadi pembatasan akses untuk media massa.
Lima media Malaysia, termasuk dua yang sangat dikenal,Malaysiakini dan Malaysia Insider tidak diberi izin peliputan kongres tersebut.
Hal itu dilakukan hanya sehari setelah pemerintah menghukum dua surat kabar oposisi untuk tidak terbit selama tiga bulan.
Hal tersebut menunjukkan kurangnya penghormatan terhadap kebebasan pers.
Hal itu bisa menjadi sinyal bahwa akan adanya penindakan atas pers
lebih luas saat Najib Razak mengambil alih kekuasaan akhir bulan ini.