Pengelola Mal bisa kena tuntut Pasal barang bajakan

Diberitakan bahwa pengelola mal atau pertokoan yang mengizinkan penyewa ruangnya menjual perangkat lunak bajakan bisa ikut dituntut dan diajukan ke pengadilan.

Pasal berlapis pasal 55 dan 56 KUHP dapat dikenakan untuk pelaku pembantu.

Saat ini pemakaian, penjualan, hingga praktik penggandaan perangkat lunak bajakan sudah sangat mengkhawatirkan di Indonesia.

Pemerintah sedang melaksanakan tugasnya sesuai dengan kapasitas tentang sosialisasi masalah ini.

Hal itu juga diperkuat dengan aktivitas penyapuan, pemberangusan, sampai penangkapan para pelaku pembajakan.

Di kawasan perdagangan komputer Glodok Jakarta Pusat menjadi surga aktivitas pembajakan perangkat lunak tersebut.

Barang dagangan tersebut menyebar ke seluruh melalui satu jaringan yang rapi dan terorganisasi baik.

Sponsor :

Anda ingin tambah sukses ?? Bergabunglah dengan bisnis warnet kami. Balik modal dalam satu tahun dan Garansi uang kembali !!!

.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: