Sistem Perekonomian Indonesia

Tidak ada satu negarapun yang bisa menerapkan suatu sistem perekonomian secara ekstrim, apakah ekstrim liberalisasi atau ekstrim proteksionisme. Negara China misalnya, menggabungkan komunisme dan kapitalis. Amerika Serikat, yang dikenal menganut sistem kapitalis juga kembali ke regulated economy (ekonomi dengan kontrol pemerintah), setelah perekonomiannya  rusak karena ulah para kapitalisnya.

Di Indonesia pun berlaku demikian, perekonomian tidak bisa diterapkan dengan sistem liberal atau sistem proteksionisme saja. Pemerintah tetap mempunyai peran penting  sebagai wasit, dalam mengawasi jalannya perekonomian.

Pemerintah perlu mendukung dan melindungi para pelaku ekonomi atau masyarakat ekonomi lemah demikian pula terhadap para pengusaha muda, dengan berbagai kebijakan yang meringankan, sehingga pada akhirnya dapat tumbuh mandiri.

Memberikan dukungan dan perlindungan bukan berarti memanjakan pengusaha, sehingga  terus-menerus tergantung pada pemerintah atau menjadi pengusaha cengeng dan kurang tahan banting, sehingga akan sulit untuk bersaing ditingkat internasional.

Agar perekonomian dapat tumbuh dengan baik, perlu pemerintahan yang bersih dan efektif  serta pemerintahan yang sehat dan memiliki birokrasi yang efisien dan dapat mengawasi aliran modal yang masuk kedalam negeri sehingga terhindar dari praktek monopoli. Salah faktor penyebab kompetisi ekonomi yang tidak sehat adalah pemerintahan yang tidak sehat.

Sponsor :

Anda ingin mengapai kesuksesan lebih sekaligus memajukan bangsa ? Bergabunglah bersama bisnis warnet kami yang telah mendapatkan penghargaan tingkat nasional Wirausah Muda Mandiri. Balik modal satu tahun serta garansi 100% modal kembali !!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: