Kabupaten ingin Tol Serpong-Balaraja Segera Dibangun

Kamis, 28 April 2011

TANGERANG, Kabupaten Tangerang mengingkan pemerintah pusat segera merealisasikan pembangunan tol Serpong-Balaraja, sangat penting untuk mengurangi kepadatan Jalan Raya Serpong, sekaligus mengurangi kepadatan jalan tol Tangerang-Kebun Jeruk karena kendaraan berat dari arah Merak yang menuju ke arah barat tidak perlu lagi melalui tol Kebun Jeruk, tetapi bisa langsung ke tol JORR II untuk kemudian mengarah ke kota-kota lain.

“Kita sudah bicarakan masalah ini ke Kementrian PU, tinggal memenuhi sejumlah persyaratan,” ujar Wakil Bupati Tangerang Rano Karno kepada SP, baru-baru ini.

Menurut Rano karno, arus kendaraan dari arah Merak atau sebaliknya dari arah Jakarta sudah sangat padat. Padahal, sebagian besar adalah kendaraan berat, truk, dan peti kemas dari pabrik yang ada di wilayah Kabupaten Tangerang. Kemacetan di ruas tol ini kerap terjadi.

Jika ingin melalui tol TB Simatupang, kendaraan berat ini harus melalui Jalan Raya Serpong. Dampaknya, Jalan Raya Serpong juga hampir setiap saat macet berat.

“Dalam waktu lima tahun ke depan, Jalan Raya Serpong mengalami stagnasi,” ujar Rano Karno.

Diakui, pembangunan jalan tol Serpong-Balaraja tampaknya belum akan bisa direalisasikan dalam waktu dekat ini karena jalan tol Serpong-Balaraja belum masuk dalam sistem jaringan jalan tol nasional.

“Kami berharap segera bisa masuk dalam sistem jaringan jalan tol nasional,” ujar Rano Karno.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementrian Pekerjaan Umum Gani Ghozali, mengatakan, pihaknya belum menerima usulan pembangunan jalan tol Serpong-Balaraja.

Apalagi, ruas jalan tol tersebut belum dimasukkan dalam jaringan jalan negara dan tata ruang nasional. Menurut Gani, jika usulan sudah masuk, akan segera dievaluasi dan menunggu Surat Keputusan Menteri Pekerjaan umum. Karena, pembangunan jalan tol itu sangat membutuhkan dukungan pemerintah daerah dan pemerintah pusat agar bisa cepat direalisasikan.

Dia mengatakan, meski bisa mengurangi kemacetan di jalan tol Tomang-Jakarta,
tapi dari sisi volume kendaraan jalan tol itu belum begitu dibutuhkan. Ia memperkirakan, tahap pengusulan bisa berjalan dua hingga tiga tahun.
Jalur tol Serpong-Balaraja akan dimulai dari Bumi Serpong Damai, Kecamatan Serpong dan akan melintasi enam kecamatan di wilayah Selatan hingga Barat Kabupaten Tangerang, yaitu Cisauk, Legok, Curug, Panongan, Tigaraksa, dan Balaraja.

Sponsor :

Mau Bikin Warnet ???

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: